Beasiswa Kader Dai Pelosok Negeri / Berita

Ujian Baca Kitab Kader Dai Pelosok Negeri

Sebelum ditugaskan ke daerah pedalaman santri program Beasiswa Kader Dai Pelosok Negeri binaan MDN (Mitra Dai Nusantara) laksanakan ujian praktik baca kitab. (20/8/2024)

Selama bulan Agustus 2024 ini 38 santri program Beasiswa Kader Dai Pelosok Negeri tingkat akhir mengikuti kegiatan “Karantina Kader Dai”. Banyak pelatihan dan ujian yang menjadi “menu” special sebelum mereka mendapatkan tugas dakwah ke seluruh pelosok Nusantara. Salah satunya yaitu ujian praktik baca kitab.

Ujian praktik baca kitab ini merupakan “menu” wajib yang harus mereka lalui sebelum mengemban amanah tugas. Ujian tersebut menjadi salah satu syarat kelulusan santri program Beasiswa Kader Dai Pelosok Negeri. Jika nantinya ada santri yang tidak lulus ujian praktik baca kitab, maka santri tersebut akan mengulang di tahun berikutnya.

Aturan tersebut diberlakukan dalam rangka memastikan semua santri program Beasiswa Kader Dai Pelosok Negeri mampu membaca dan memahami kitab kuning.  Jangan sampai ada alumni program Beasiswa Kader Dai Pelosok Negeri tidak mampu membaca kitab kuning yang merupakan salah satu kunci utama dalam memahami hukum-hukum Islam. Apalagi nanti kalau sudah terjun di masyarakat dan menyandang status “Dai” atau “Ustadz”, alangkah lucunya jika mereka tidak bisa membaca kitab.

Kegiatan ujian praktik baca kitab tersebut dilaksanakan mulai tanggal 19 sampai 21 Agustus 2024 di Kampus Darul Arqam  Surabaya. Adapun yang bertindak sebagai pengujinya yaitu  Ust Wahid Abdurahman, Ust Aulia, Ust Abdullah dan Ust Herman Sutaman.  Secara teknisnya para santri akan maju satu persatu untuk membaca kitab dihadapan 2 penguji. Sehingga dalam satu waktu ada 2 santri yang melaksanakan ujian di ruang yang berbeda.

Ust Wahid selaku penanggung jawab ujian praktik baca kitab menyampaikan bahwa dalam ujian tersebut ada beberapa penilaian yaitu meliputi ketepatan bacaan, terjemah, pemahaman teks , i’rob dan tasrifnya.

Ada beberapa point penilaian yaitu yang pertama adalah ketepatan bacaan, kemudian terjemah, pemahaman teks, i’rob dan yang terakhir adalah tasrifannya”. Ungkapnya

Laki laki kelahiran kota Karanganyar Jawa Tengah tersebut menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan ujian baca kitab untuk santri program Kader Dai Pelosok Negeri bisa terlaksana dengan lancar. Pria yang sedang menempuh program doctor di kampus ternama di kota Malang tersebut juga merasa bangga karena dihari pertamadan kedua ujian, para santri kelihatan menguasai materi yang diujikan.

Alhamdulillah kami sangat bersyukur kegiatan ujian praktik baca kitab di hari pertama dan kedua ini bisa berjalan dengan lancar. Alhamdulillah para santri kelihatanyya sangat menguasai materi ujian. Semoga mereka bisa lulus semua”. Tambahnya (Sang Pejuang).

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar