Berita

Kader Dai Pelosok Negeri Istiqamah Halaqah Pagi dan Hafalan Al-Qur’an: Menjaga Semangat Dakwah dari Fajar

Surabaya, 12 November 2025, Sejuknya udara pagi di Masjid Darul Arqam menjadi saksi kesungguhan para kader dai pelosok negeri dalam meniti jalan dakwah. Setiap hari, selepas salat Subuh, lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema dari Masjid Kampus Pengkaderan Mitra Dai Nusantara (MDN) di Asrama Darul Arqam Surabaya. Suara merdu para kader yang tengah mengulang hafalan Al-Qur’an berpadu dengan suasana pagi yang penuh berkah, menghadirkan ketenangan sekaligus semangat baru untuk terus istiqamah menimba ilmu dan berkhidmat di jalan dakwah.

Kegiatan halaqah pagi ini merupakan program rutin yang dijalankan oleh para kader Dai Pelosok Negeri di bawah bimbingan Mitra Dai Nusantara. Dalam halaqah tersebut, para kader tidak hanya memperdalam hafalan Al-Qur’an, tetapi juga mempelajari tafsir, bahasa Arab, serta adab-adab penuntut ilmu. Kegiatan ini dimulai sejak pukul 04.30 WIB, diawali dengan salat Subuh berjamaah, dzikir pagi, kemudian dilanjutkan dengan halaqah tahfiz hingga waktu matahari terbit.

Ustaz Dien Haq Adullah, salah satu pembimbing halaqah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter kader dai yang tidak hanya cakap berdakwah, tetapi juga memiliki kedekatan ruhiyah yang kuat. “Halaqah pagi adalah waktu terbaik untuk menanamkan nilai-nilai keikhlasan dan kedisiplinan. Siapa yang mampu menjaga waktu paginya, insyaallah Allah jaga seluruh harinya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain menghafal Al-Qur’an, para kader juga dibimbing untuk memahami kandungan makna dari ayat-ayat yang mereka hafalkan. Dengan metode tadabbur, mereka diajak merenungi pesan dakwah yang terkandung dalam setiap ayat, agar mampu menyampaikannya dengan hikmah kepada masyarakat di tempat mereka bertugas nanti. “Kami ingin para kader tidak hanya menjadi penghafal, tapi juga penyampai nilai-nilai Al-Qur’an yang hidup di tengah umat,” tambah Ustaz Dien Haq Abdillah.

Salah satu kader Dai, Saumory mengaku bahwa kegiatan halaqah pagi ini menjadi sumber kekuatan spiritual dalam menjalani aktivitas sehari-hari. “Setiap pagi kami saling menyemangati untuk hadir lebih awal. Walaupun kadang tubuh terasa lelah karena padatnya jadwal dakwah dan belajar, tapi suasana halaqah membuat hati tenang. Menghafal bersama teman-teman menumbuhkan semangat dan rasa ukhuwah yang kuat,” ungkapnya.

Program halaqah pagi dan hafalan Al-Qur’an ini juga menjadi bentuk latihan konsistensi (istiqamah) bagi para kader dai yang kelak akan diterjunkan ke berbagai daerah pelosok nusantara. Mitra Dai Nusantara berharap melalui kegiatan ini, para kader memiliki bekal ruhiyah yang kokoh, karena tantangan dakwah di lapangan tidak hanya membutuhkan ilmu, tetapi juga kekuatan iman dan kedekatan dengan Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah sumber cahaya bagi para dai. Siapa yang dekat dengannya, insyaallah Allah akan mudahkan jalannya dalam berdakwah di mana pun ia berada,” ujar salah satu pengurus MDN dalam sambutannya.

Dengan semangat fajar yang terus menyala, para kader Dai Pelosok Negeri membuktikan bahwa perjuangan dakwah bukan hanya dimulai dari mimbar, tetapi dari kesungguhan menjaga waktu-waktu terbaik untuk beribadah. Istiqamah mereka dalam halaqah pagi dan hafalan Al-Qur’an menjadi teladan bagi generasi muda muslim untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber kekuatan dalam menebar cahaya dakwah ke seluruh penjuru negeri.

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar