Berita

Kader Dai Pelosok Negeri: Belajar Membaca Kitab Dengan Teknik Bernafas

Program Kader Dai Pelosok Negeri sangat serius dalam mencetak dai-dai muda yang tidak hanya siap bertugas tapi juga memiliki keilmuan yang matang. Salah satunya dengan kemampuan baca kitab yang baik dan benar. Untuk mendukung hal tersebut, Kader Dai Pelosok Negeri melaksanakan Belajar Baca Kitab Teknik Bernafas. Selasa, 26 Desember 2023.

program kader dai pelosok negeri belajar baca kitab

Sebagai seorang dai sudah sewajarnya memiliki kemampuan dalam hal membaca kitab gundul atau yang lebih dikenal dengan istilah kitab kuning. Hal ini dimaksudkan agar seorang dai bisa mengakses referensi kelilmuan langsung dari sumber utamanya. Sehingga ilmu dan pemahaman yang didapatkan bisa lebih akurat. Jangan sampai seoran dai tidak mampu mengakses rujukan ilmu primer melalui kitab kuning tersebut.

Karena kadang terjemah-terjemahan yang ada kurang pas bahkan ada yang salah. Apalagi kalau seorang dai hanya mengandalkan rujukannya dengan bantuan internet baik melalui “mbah google” maupun video-video di youtube saja. Sudah bisa dipastikan bahwa pemahaman yang didapatkan tidak akan utuh sebagaimana jika langsung mengakses ke sumber utamanya. Maka dari itulah kemampuan membaca dan memahami kitab kuning bagi seorang dai menjadi sebuah keniscayaan.

Berangkat dari semangat itulah pada hari selasa 26 Desember 2023, para santri program Kader Dai Pelosok Negeri melakukan pembekalan dengan tema “Belajar Membaca Kitab Kuning Dengan Teknik Bernafas”. Kegiatan pembekalan tersebut berlangsung mulai pagi sampai menjelang sholat Magrib. Adapun yang menjadi pematerinya adalah Ust Damanhuri dari pulau Madura.

Sosok murah senyum yang berdomisili di kota Bangkalan tersebut tidak lain merupakan penemu dari metode belajar membaca kitab kuning dengan teknik bernafas. Meskipun kegiatan pembelajaran dilakukan seharian full, para santri terlihat sangat bersemangat dan antusias. Hal tersebut terlihat dari keaktifan para santri selama proses pembelajaran berlangsung.

Metode belajar kitab kuning dengan teknik bernafas tersebut juga sudah dilengkapi dengan buku panduan yang bisa dijadikan sebagai pegangan para santri. Sehingga materi materi yang didapat selama pembelajaran bisa dibaca ulang kapanpun dan dimanapun. Hal tersebut akan sangat bermanfaat bagi para santri Kader Dai Pelosok Negeri dalam menguatkan pemahaman mereka terkait teknik membaca kitab kuning.

Menurut Damanhuri, belajar membaca kitab teknik bernafas ini sangat menarik dan mudah karena berbeda dengan metode lainnya. Metode ini lahir dari perenungannya terhadap pembelajaran baca kitab yang selama ini terkesan sulit, lama dan bahkan mungkin mengerikan dikalangan santri. Karenanya dengan hadirnya metode ini, ayah dari 5 anak ini berharap bisa menepis semua anggapan tersebut dan menjadikan belajar kitab lebih mudah dan menyenangkan.

“Metode ini lahir dari pengalaman dilapangan bahwa banyak santri yang menganggap belajar baca kitab adalah sesuatu yang sulit, angker dan mengerikan. Selain itu prosesnya juga lama. Karenanya dengan metode teknik bernafas ini insyaAllah menjadikan santri lebih mudah belajarnya, menyenangkan dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk bisa membaca dan sekaligus memahami isi dari kitab tersebut”. Ungkapnya. Sang Pejuang

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar