Berita

Simaan Hafalan Al Qur’an Di Kaki Gunung Penanggungan

Muhammad Ichsan asal Papua dan Virgy Ramdani asal Sulawesi, dua santri Kader Dai Pelosok Negeri binaan Mitra Dai Nusantara (MDN) laksanakan program Simaan hafalan Al-Qur’an 5 juz di Kampus Perkaderan Seloliman. (23/11/24)

Program Tahfidz Al-Qur’an adalah program unggulan yang dimiliki oleh kampus perkaderan yang berada di kaki Gunung Penanggungan. Program ini menjadi bagian penting dari pendidikan para santri Kader Dai Pelosok Negeri yang dilaksanakan setiap hari setelah sholat Subuh. Meski demikian para santri diizinkan untuk murojaah (mengulang) hafalan secara mandiri di waktu-waktu lainnya.

Untuk memastikan bahwa bacaan Al-Qur’an yang mereka hafal tepat dan sesuai dengan kaidah tajwid, setiap pekan para santri mengikuti program tahsin bersama musrif. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki makhroj (pengucapan huruf) dan hukum bacaan mereka agar semakin baik.Setelah para santri berhasil menghafal satu juz, mereka wajib mengikuti ujian hafalan yang disebut Juziyah. Ujian ini dilaksanakan di depan para ustadz dan disaksikan oleh seluruh santri Kader Dai Pelosok Negeri. Program Juziyah menjadi tolak ukur keberhasilan para santri dalam menyelesaikan hafalan mereka dengan baik.

Sejak masuk pertama pada pertengahan September 2024, rata-rata santri Kader Dai Pelosok Negeri sudah berhasil menyelesaikan hafalan sebanyak 1,5 juz. Secara umum dalam rangka menjaga hafalan dan melatih diri, mereka secara bergantian di jadwal menjadi imam sholat. Terkhusus bagi santri yang telah menyelesaikan hafalan lebih banyak dan mengikuti ujian Simaan, mereka akan diberikan amanah tambahan yaitu menjadi badal ustadz dalam mengajar.

Ustadz Aulia El Haq, Lc., selaku kepala pengasuh di Kampus Perkaderan Seloliman, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan program tahfidz ini serta menyampaikan terimakasihnya kepada MDN yang selalu mensupport penuh kegiatan para santri Kader Dai Pelosok Negeri.

“Alhamdulillah, program tahfidz ini adalah program unggulan kami dan kami kawal dengan kegiatan pekananan Juziyah. Dalam waktu singkat, mereka mampu menyelesaikan 5 juz dan ini menjadi semangat kami bahwa dengan usaha yang sungguh-sungguh pada akhirnya membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Tak lupa kami juga sampaiakan rasa terimakasih kepada para donatur MDN yang senantiasa mendukung program kami. Semoga amal kebaikan dari para donatur MDN mendapatkan balasan kebaikan yang berlipat ganda dari Allah SWT”. ungkap Ustadz Aulia bangga.

Kegiatan ini tidak hanya memperlihatkan kedalaman ilmu para santri dalam menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan semangat kebersamaan dan saling mendukung antar sesama santri dalam menghafal. Program ini diharapkan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi seluruh santri Kader Dai Pelosok Negeri.

Sementara itu Alim Puspianto,M.Kom.I selaku ketua Mitra Dai Nusantara (MDN) menyampaikan bahwa MDN akan terus berfokus untuk melahirkan dai dai tangguh yang siap di tugaskan ke seluruh pelosok negeri. Tentunya proses perkaderan para santri Kader Dai Pelosok Negeri juga akan selalu menjadi prioritasnya. Lebih lebih untuk program tahfidz yang menjadi program unggulan santri Kader Dai Pelosok Negeri.

“InsyaAllah MDN akan terus focus melahirkan dai dai Tangguh yang siap ditugaskan ke seluruh pelosok negeri. Termasuk program simaan ini, yang merupakan bagian dari program tahfidz Al Qur’an. Tentu akan kami support penuh dan kami prioritaskan. Semoga dengan program simaan hafalan ini menjadikan para santri Kader Dai Pelosok Negeri semakin percaya diri dalam berdakwah nantinya”. (Sang Pejuang)

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar