Dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan Indonesia, sebuah inisiatif mulia diluncurkan oleh Mitra Dai Nusantara (MDN) yakni layanan bimbingan membaca Al-Qur’an secara gratis khusus untuk para donatur MDN. Bekerjasama dengan Rumah Qur’an Surabaya (RQS), program ini telah berjalan sejak awal Agustus dan akan segera berakhir, namun antusiasme masyarakat khususnya kalangan ibu-ibu lansia menjadi sorotan tersendiri.
Program ini bukan sekadar kelas mengaji biasa. Metode “Bisa Baca Qur’an dalam 4 Kali Pertemuan” menjadi daya tarik utama. Tanpa harus memiliki dasar membaca sebelumnya, peserta diajarkan dari nol hingga mampu membaca Al-Qur’an dengan lancar. Dengan sistem yang sederhana, cepat dipahami, dan fokus pada praktik langsung, banyak peserta merasa sangat terbantu, terutama mereka yang sebelumnya tidak mengenal huruf-huruf Al-Qur’an sama sekali.
Mayoritas peserta yang telah memanfaatkan layanan ini berasal dari kalangan ibu-ibu lansia, dengan rentang usia di atas 50 tahun. Beberapa dari mereka datang dengan motivasi yang sangat mengharukan: ingin memperbaiki bacaan, memperlancar tilawah, atau bahkan memulai dari nol agar bisa membaca Al-Qur’an di usia senja. Semangat dan dedikasi para peserta ini memberikan nuansa emosional yang mendalam dalam setiap sesi bimbingan.
Dengan suasana belajar yang hangat dan pembimbing yang sabar serta profesional, proses belajar menjadi menyenangkan dan tidak menegangkan.
Promo layanan ini diberikan secara gratis eksklusif untuk para donatur MDN sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam kegiatan sosial.
Salah satu peserta sekaligus donatur MDN, ibu Zaenab berharap program ini bisa membantu dalam melancarkan bacaan Al-Qur’annya.
“Saya tertarik sekali dengan program ini karena di usia saya yang sudah tidak muda lagi rasanya sangat sulit untuk bisa membaca Al-Qur’an dari 0. Tapi dengan program ini tidak hanya belajar dari 0 tapi juga bisa sekaligus memantau bacaan saya. Semoga saya segera bisa lancar membaca Al-Qur’an”. Ungkapnya.
Dengan waktu promo yang tinggal beberapa hari lagi, Ketua MDN Abdul Hanafi, M. IKom menghimbau siapa pun yang tertarik, terutama para donatur MDN, agar segera mendaftar sebelum program berakhir. Setelah periode kemerdekaan ini, layanan tetap tersedia, namun tidak lagi dalam bentuk gratis.
“Kami ingin semua orang punya kesempatan belajar membaca Al-Qur’an, terutama mereka yang merasa sudah terlambat. Tidak ada kata terlambat untuk belajar Al-Qur’an”. Ungkap Hanafi.
Bagi Anda para donatur MDN yang ingin memanfaatkan kesempatan emas ini, segera hubungi layanan pendaftaran sebelum batas waktu habis. Mari jadikan momen kemerdekaan ini sebagai langkah menuju kemerdekaan spiritual.






