Mojokerto, 14 Juli 2025 – Dalam upaya mendukung pendidikan Al-Qur’an di berbagai daerah, Mitra Da’i Nusantara (MDN) kembali merealisasikan salah satu program unggulannya, yakni penyaluran mushaf Al-Qur’an. Kali ini, penyaluran dilaksanakan di TPQ Fatkhinnas yang berlokasi di Desa Kesemen, Dusun Jampang, Kecamatan Ngoro, Kota Mojokerto, pada Ahad, 13 Juli 2025.
Penyaluran ini dipimpin langsung oleh pengurus MDN, Samir, S.Sos. dan Kiki Hamdani, S.Sos., serta melibatkan dua kader muda MDN, yaitu Jaelani dan Rahman. Mereka hadir secara langsung ke lokasi, membawa sejumlah mushaf Al-Qur’an yang akan digunakan sebagai sarana belajar para santri di TPQ tersebut. Kehadiran mereka menjadi bagian dari komitmen nyata MDN dalam memperluas akses literasi Al-Qur’an, khususnya di lembaga-lembaga pendidikan yang masih mengalami keterbatasan fasilitas.
Syamsul Arifin, selaku pengurus TPQ Fatkhinnas, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim MDN atas bantuan mushaf Al-Qur’an yang sangat kami butuhkan. Semoga menjadi amal jariyah bagi semuanya,” ungkapnya dengan penuh syukur.
Sementara itu, Jaelani, salah satu kader dai muda MDN yang turut serta dalam penyaluran, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. “Ini bukan sekadar penyaluran, tapi juga proses belajar bagi kami para dai muda. Kami melihat langsung semangat para ustaz dan santri yang tetap giat mengajar dan belajar di tengah keterbatasan. Itu jadi motivasi buat kami untuk terus mengabdi,” ujarnya.
Program penyaluran Al-Qur’an oleh MDN bukanlah kegiatan insidental, melainkan bagian dari strategi jangka panjang dalam penguatan dakwah berbasis masyarakat. Sejak beberapa tahun terakhir, MDN telah menyalurkan mushaf Al-Qur’an ke puluhan titik di berbagai pelosok negeri, dan terus menjalin sinergi dengan berbagai elemen lokal dalam mendorong lahirnya generasi Qur’ani.
Dengan penyaluran ini, MDN berharap kebermanfaatannya dapat dirasakan langsung oleh para santri dan pengajar di TPQ Fatkhinnas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wahana pembelajaran lapangan bagi para kader dai muda yang disiapkan MDN untuk terjun ke masyarakat, memahami dinamika dakwah secara nyata, serta menumbuhkan rasa empati dan semangat kontribusi.
Ke depan, MDN menargetkan untuk menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan Islam di berbagai daerah, dengan harapan mampu mendorong pemerataan sarana belajar Al-Qur’an dan memperkuat fondasi dakwah di tingkat akar rumput.
Suara MDN/JL MENKO






