Surabaya, 19 Maret 2026, Mitra Dai Nusantara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para mualaf dengan menyalurkan zakat maal kepada mereka yang membutuhkan. Program ini menjadi bentuk nyata dukungan, tidak hanya dalam membantu perekonomian, tetapi juga memperkuat keimanan para mualaf dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Salah satu penerima manfaat adalah Yuli Restu Minarti, seorang ibu tangguh yang telah menjadi mualaf selama kurang lebih lima tahun. Dalam perjalanan spiritualnya, Yuli baru sekitar satu tahun terakhir bergabung dengan komunitas mualaf dibawah naungan Mualaf Learning Center (MLC) LDK PD Muhammadiyah Surabaya guna mendapatkan pendampingan serta penguatan pemahaman keislaman.
Kehadirannya di komunitas tersebut memberikan semangat baru dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah. Perjalanan hidup Yuli tidaklah mudah. Ia lahir sebagai seorang muslim, namun sempat berpindah keyakinan setelah menikah. Saat itu, ia mengikuti suaminya pindah ke Jawa Tengah dan memeluk agama Katolik, mengikuti keyakinan keluarga suaminya. Meski telah berusaha menjalani kehidupan barunya, Yuli mengaku tidak menemukan ketenangan batin.
Pergulatan batin yang panjang akhirnya membawanya pada keputusan besar. Ia memilih untuk berpisah dari suaminya. Setelah perceraian tersebut, Yuli memutuskan kembali memeluk agama Islam dan berupaya memperbaiki kehidupannya, baik dari sisi spiritual maupun sosial.
Kini, Yuli menjalani kehidupannya sebagai seorang ibu dengan tiga orang anak. Satu anak tinggal bersama mantan suaminya, sementara dua anak lainnya diasuh dan dibesarkannya dengan penuh kasih sayang. Dalam keterbatasan yang ada, ia tetap berusaha memberikan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Yuli berjualan pecel di sekitar tempat tinggalnya. Usaha sederhana tersebut menjadi sumber penghasilan utama bagi keluarganya. Meski penghasilannya tidak menentu, ia tetap menjalani aktivitasnya dengan penuh semangat dan rasa syukur.
Melalui program penyaluran zakat maal ini, Mitra Dai Nusantara berharap dapat membantu meringankan beban ekonomi para mualaf seperti Yuli. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan mampu menjadi penyemangat agar para mualaf tetap istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam.
Ustadz Irfan Zakaria, S.Ag selaku direktur MLC menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap Keikut sertaan MDN dalam mendukung mualaf yang berada dibawah naungannya.
“Alhamdulillah, terima kasih kami haturkan kepada Lembaga Mitra Dai Nusantara atas titipan Zakat Maal-nya bagi para mualaf di bawah naungan Muallaf Learning Center Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya. Zakat yang diberikan bukan sekadar bantuan materi, melainkan wujud kasih sayang dan dukungan moral bagi mereka yang sedang berjuang memantapkan hati dalam Islam. Semoga setiap rupiah yang disalurkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir bagi para donatur dan pengurus Mitra Dai Nusantara. “Dan apa saja harta yang baik yang kamu infakkan, niscaya kamu akan diberi pahalanya dengan cukup dan kamu tidak akan dizalimi (dirugikan).” (QS. Al-Baqarah: 272)”. Ungkapnya.
Perwakilan Mitra Dai Nusantara menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam mendampingi para mualaf agar dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera. Tidak hanya bantuan dalam bentuk materi, pembinaan keagamaan juga terus dilakukan secara berkelanjutan guna memperkuat akidah dan pemahaman Islam para penerima manfaat.
Dengan adanya program ini, diharapkan para mualaf dapat merasakan kehadiran umat Islam yang saling peduli dan menguatkan. Kisah perjuangan Yuli menjadi bukti bahwa di tengah keterbatasan, harapan dan keteguhan iman tetap dapat tumbuh, memberikan kekuatan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.






