Berita

MDN Galang Donasi Banjir Sumatera di Acara Parenting Sekolah Luqman Al-Hakim Surabaya

Surabaya, 7 Desember 2025Mitra Dai Nusantara (MDN) menjadi salah satu elemen dalam suksesnya gelaran Kajian Parenting Akbar dan Penggalangan Dana Peduli Sumatera yang diselenggarakan oleh Komite Sekolah Luqman Al Hakim Surabaya di Masjid Aqsal Madinah, Pesantren Hidayatullah Surabaya. Acara yang berlangsung dengan hangat dan penuh antusiasme ini dihadiri sekitar 800 jamaah, terdiri dari aktivis pesantren, wali santri TK–SMA, serta masyarakat umum.

Kegiatan bertema “Ayah Bunda Panutanku” ini menjadi ruang penting bagi para orang tua untuk memperkuat peran pengasuhan di tengah tantangan era modern. Ketua Panitia, Dr. Pinansia Frinska Poetri, menegaskan bahwa anak sangat membutuhkan teladan nyata dalam perilaku orang tua.
“Anak kita butuh sosok panutan secara konkret. Karena itu, kami bekerja sama dengan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah mengadakan kajian parenting pagi ini”. Ujarnya.

Acara dipandu oleh Ustadz Edi Handoko, M.I.Kom., yang dalam pengantarnya menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak, termasuk dukungan berbagai unit amal usaha Hidayatullah seperti Sakinah Supermarket, BMH, Muslimat Hidayatullah, Majelis Ta’lim Az-Zahrah, serta peran penting Mitra Dai Nusantara.

Ketua Badan Pengurus Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Ustadz H. Syamsudin, M.M., turut menyampaikan rasa terima kasih atas antusiasme jamaah.
“Semoga acara ini terus dikolaborasikan antara pengurus pesantren dan komite untuk memperkuat peran kita sebagai orang tua”. Pesannya.

Memasuki sesi penggalangan dana, Ustadz Edi kembali mengingatkan jamaah tentang musibah banjir dan longsor yang menimpa saudara-saudara di Sumatera dan Aceh, mengajak jamaah menyisihkan rezeki sebagai bentuk kepedulian.

Acara inti menghadirkan narasumber nasional Ustadz Bendri Jaisyurrahman, dimoderatori oleh Adi Saputra Al Ihsan.
Tugas utama kepengasuhan adalah membangun kesan sebelum menyampaikan pesan“. Tegasnya dalam materi yang disambut antusias jamaah. Ia menjelaskan bahwa parenting adalah tentang memperbaiki diri orang tua sebelum mengoreksi anak, termasuk menjadi pribadi yang baik, asyik, empatik, dan penuh kasih.

Pada sesi tanya jawab, Ustadz Bendri memberikan jawaban mendalam terkait pengasuhan orang tua tunggal, dengan mengutip keteladanan keluarga para tokoh dalam sejarah Islam. Ia menekankan pentingnya dimensi wahniah yakni persepsi anak terhadap orang tuanya.
“Persepsi itu mengambil peran 80 persen”. Jelasnya.

Dalam closing statement, ia menyampaikan pesan yang membekas:
Jangan menjadi orang tua yang berutang kepada anak. Apa yang tidak kita berikan di masa kecil akan ditagih di masa dewasa.

Di penghujung acara, donasi yang terkumpul mencapai Rp 12.662.000, yang kemudian diserahkan langsung kepada Yayasan Mitra Dai Nusantara sebagai mitra penyalur bantuan kemanusiaan untuk Sumatera–Aceh.

Ketua MDN, Abdul Hanafi, M.I.Kom., menyampaikan penghargaan mendalam atas sinergi komite sekolah.
“Semoga ke depan kita terus dapat bersinergi dalam berbagai program kemanusiaan dan kebaikan”. Ujarnya.

Ketua Komite Sekolah Luqman Al Hakim Surabaya, Cacik Suci Astuti, S.T, M.T, turut menyampaikan rasa syukur atas kolaborasi bersama MDN dan berharap kerja sama seperti ini terus memberikan manfaat luas bagi umat.

Acara ditutup dengan penuh haru dan syukur. Kajian parenting ini bukan sekadar menguatkan peran orang tua, tetapi juga memperkokoh kepedulian sosial melalui aksi nyata membantu sesama.

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar