Berita

KADER DAI PLOSOK NEGERI ASAL PAPUA BERIKAN KAJIAN KEISLAMAN DI PONPES AL BURHAN SEMARANG

Surabaya, 23 Februari 2026 – Kegiatan Kajian Subuh dengan tema “Waktu yang Berharga di Bulan Ramadan” Bertempat di Masjid Pondok Pesantren Al Burhan Samarang, Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian pembinaan keagamaan selama bulan Ramadhan yang bertujuan meningkatkan kesadaran spiritual jamaah, khususnya santri, dalam memaknai waktu sebagai amanah yang bernilai ibadah.

Kegiatan Kajian tersebut dilaksanakan pada subuh pukul 05.00–06.00 WIB dengan suasana kajian penuh kekhusyukan dan keberkahan didalamnya. Dalam kajian tersebut menghadirkan narasumber Ust Maulana Faris Hidayat, mahasiswa semester IV asal Papua, dan dalam kejian ini di hadiri oleh para santri dan beberapa jamaah atau toko masyarakat setempat sekitar 50 jamaah secara langsung di masjid Pondok Pesantren Al Burhan Samarang.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa setiap peristiwa yang dialami manusia merupakan bagian dari ketetapan dan rencana Allah SWT yang penuh hikmah. Oleh karena itu, sikap menerima takdir dengan lapang dada menjadi kunci dalam menjalani kehidupan secara produktif dan bermakna.

“Rencana Allah itu begitu indah. Ketika kita hanya sibuk mempermasalahkan takdir Allah, sejatinya kita sedang menyia-nyiakan waktu yang telah Allah berikan kepada kita,” ujar Maulana Faris dalam kajian tersebut. Ia menambahkan juga bahwa bulan Ramadan merupakan momentum istimewa untuk memperbaiki kualitas diri melalui ibadah, refleksi, dan pengelolaan waktu yang lebih bermakna.

Materi kajian disampaikan dengan gaya komunikatif dan penuh semangat, sehingga mampu menciptakan suasana yang interaktif dan kondusif. Penyampaian yang lugas namun reflektif mendorong jamaah untuk tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga menginternalisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ustaz Bagas, selaku penanggung jawab tempat tugas menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kontribusi mahasiswa yang melaksanakan tugas Ramadan di Pondok Pesantren Al Burhan Semarang.

“Alhamdulillah, kami menyampaikan terima kasih kepada kampus STAIL surabaya yang telah mengirimkan mahasiswa dalam tugas Ramadan ini. Kehadiran mereka sangat membantu kegiatan di pesantren,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ustaz Bagas menilai bahwa kualitas mahasiswa yang bertugas sangat baik dan profesional di bidangnya.

“Alhamdulillah, kualitas teman-teman mahasiswa STAIL sangat bagus. Mereka mampu mengisi ceramah, menjadi imam, serta mengelola berbagai kegiatan santri lainnya dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu peserta kajian, Ahmad Alfan Az-Zumar, mengaku memperoleh kesan mendalam dari kajian yang disampaikan. Ia menyatakan bahwa materi yang disampaikan membuatnya semakin menyadari bahwa setiap peristiwa dalam hidup telah diatur oleh Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Kajian tersebut menjadi pengingat yang kuat agar tidak lagi menyia-nyiakan waktu di bulan Ramadan, melainkan memanfaatkannya sebagai sarana introspeksi dan peningkatan kualitas diri.

“Setelah mendengarkan kajian Ustaz Maulana, saya semakin sadar bahwa tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Semua telah diatur oleh Allah dengan sebaik-baiknya. Kajian ini menjadi pengingat agar saya tidak lagi menyia-nyiakan waktu, khususnya di bulan Ramadan,” tuturnya.

Melalui kegiatan Kajian Subuh ini, diharapkan nilai-nilai kesadaran akan pentingnya waktu, keikhlasan dalam menerima takdir, serta semangat memperbaiki diri dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari pembinaan spiritual santri dan jamaah selama bulan Ramadan.

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar