Surabaya, 22 Februari 2026 – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Mitra Dai Nusantara menggelar program khataman Al-Qur’an dua juz setiap malam sebagai bagian dari penguatan spiritual mahasiswa Kader Dai Nusantara. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen lembaga dalam menghidupkan budaya istigomah beribadah, khususnya di lingkungan tempat tugas para Kader Dai.
Kegiatan khataman Al-Qur’an tersebut dilaksanakan pada awal Ramadhan di Masjid Aisyah Surabaya, yang juga difungsikan sebagai kantor dan pusat aktivitas Mitra Dai Nusantara di Kota Surabaya. Masjid ini menjadi ruang pembinaan ruhiyah sekaligus pusat penguatan nilai-nilai dakwah yang dijalankan secara berkesinambungan.
Program ini dilaksanakan pada malam hari setelah salat tarawih, dimulai pada pukul 20.00 hingga 21.00 WIB. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Akhina Abdul Rahman, selaku relawan Mitra Dai Nusantara, sekaligus Kader Dai yang menjalankan tugas dakwah selama bulan Ramadan, yang secara aktif membimbing dan mengoordinasikan jalannya khataman Al-Qur’an bersama para Mahasiswa kader.

Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa yang tergabung sebagai Kader Dai Nusantara. Dengan latar belakang kemampuan membaca Al-Qur’an yang beragam, para kader mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan. Suasana kebersamaan dan semangat saling menguatkan menjadi ciri khas dalam setiap pelaksanaan khataman.
Salah satu Mahasiswa Kader Dai Nusantara sekaligus kader dai yang menjalankan tugas dakwah selama bulan Ramadan, bersama Soumory, menyampaikan bahwa keikutsertaannya dalam program ini memberikan manfaat yang signifikan, khususnya dalam memperlancar bacaan Al-Qur’an dan memperbaiki kesalahan tajwid. Meskipun belum sepenuhnya mampu mencapai target dua juz setiap malam, konsistensi mengikuti kegiatan dinilai mampu meningkatkan kualitas bacaan secara bertahap.
“Alhamdulillah hadirnya program ini bisa membantu saya dalam mempelancarkan bacaan Al-Qur’an serta mebenahi bacaan-bacaan yang masi keliru, dengan itu saya setiap malamnya selalu mengikuti walaupun belum tercapai target yang di tentukan,” Ujarnya.

Program ini tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian target khataman, melainkan lebih menekankan pada pembentukan kebiasaan membaca Al-Qur’an secara rutin dan berkelanjutan. Nilai istigomah yang ditanamkan diharapkan mampu membentuk karakter Mahasiswa Kader Dai Nusantara yang disiplin, tekun, dan memiliki kedekatan spiritual dengan Al-Qur’an.
Ketua Mitra Dai Nusantara juga menyampaikan, Momentum bulan Ramadan ini dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana peningkatan kualitas ibadah, khususnya melalui program tadarus Al-Qur’an dengan target khatam 30 juz. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kedekatan jamaah dengan Al-Qur’an, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui pembinaan yang kami lakukan secara konsisten, kami berharap para jamaah dan Kader Dai yang bertugas di MDN dapat senantiasa istiqamah dalam membaca Al-Qur’an. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memaksimalkan ibadah, salah satunya dengan menargetkan khatam 30 juz. Kami meyakini bahwa Al-Qur’an bukan hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga akan menjadi penolong bagi kita di akhirat kelak,” ujar Ketua MDN.






