Surabaya, 15 Februari 2026 — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Mitra Dai Nusantara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para donatur dan masyarakat melalui kegiatan Tarhib Ramadhan yang digelar di Masjid Aisyah Surabaya, yang sekaligus menjadi markas kantor Mitra Dai Nusantara di Kota Surabaya.
Kegiatan kajian Tarhib Ramadhan ini dilaksanakan pada Ahad pagi dengan suasana penuh kekhusyukan dan keberkahan. Acara menghadirkan narasumber Ustadz Nur Huda, M.Pd.I., selaku Ketua Departemen Keluarga DPP, yang menyampaikan materi bertema “Ramadhan Refleksi Diri, Membasuh Hati Menyambut Bulan Suci.” Kajian dimulai pukul 08.00 WIB hingga 10.20 WIB dan diikuti sekitar 30 jamaah secara langsung di masjid, serta sejumlah donatur yang bergabung secara daring melalui platform online.

Sejak awal acara, suasana religius terasa begitu kuat. Kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan hati, dipandu oleh Maulana dan Ghozy, mahasiswa Presmadai, yang juga bertugas sebagai pembawa acara. Lantunan ayat-ayat suci tersebut menjadi pembuka yang mengantarkan jamaah memasuki suasana refleksi diri menjelang Ramadhan.
Dalam sambutannya, Ketua Mitra Dai Nusantara, Abdul Hanafi, M.I.Kom., menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kajian Tarhib Ramadhan dengan lancar. Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ustadz Nur Huda, M.Pd.I., yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan tausiyah kepada jamaah.

“Kami sangat bersyukur kegiatan pagi ini dapat berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Ustadz Nur Huda atas ilmu dan nasihat yang sangat berharga dalam mempersiapkan diri menyambut Ramadhan. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara online, atas dukungan yang terus diberikan kepada program-program Mitra Dai Nusantara,” ujarnya.
Memasuki sesi inti kajian, Ustadz Nur Huda mengajak jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum evaluasi diri dan pembersihan hati. Ia menekankan pentingnya memperbaiki hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah yang lebih khusyuk, sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan sesama manusia melalui kepedulian dan berbagi.
“Ramadhan adalah bulan tarbiyah ruhiyah. Di sinilah kita membasuh hati dari penyakit iri, sombong, dan lalai, serta menggantinya dengan keikhlasan, kesabaran, dan semangat beramal shalih,” tuturnya di hadapan jamaah.

Para peserta tampak antusias menyimak materi kajian hingga akhir acara. Beberapa jamaah juga aktif mengajukan pertanyaan seputar persiapan ibadah Ramadhan dan cara menjaga konsistensi amal selama bulan suci.
Melalui kegiatan Tarhib Ramadhan ini, Mitra Dai Nusantara berharap dapat terus menjadi wadah pembinaan spiritual bagi masyarakat serta mempererat sinergi dengan para donatur dalam menghadirkan program-program dakwah dan sosial yang bermanfaat. Semangat menyambut Ramadhan yang ditanamkan sejak dini diharapkan mampu melahirkan pribadi-pribadi yang lebih taat, peduli, dan berakhlak mulia.






