Berita

Mahasiswa Kader Dai Binaan Mitra Dai Nusantara Perkuat Hafalan Al-Qur’an melalui Ujian Tahfidz

Surabaya, 8 Juni 2026 — Mahasiswa Kader Dai binaan Mitra Dai Nusantara mengikuti kegiatan Ujian Tahfidz Al-Qur’an yang digelar di Masjid Darul Arqam Indonesia, Kampus Dua Pengkaderan. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam proses pembinaan kader dai, khususnya dalam penguatan hafalan Al-Qur’an sebagai bekal dakwah di tengah masyarakat.

Ujian tahfidz ini diselenggarakan oleh bagian Kaprodin atau Diniyah dan Tahfidz, dengan penanggung jawab Ustadz Damanhuri. Kegiatan tersebut juga terlaksana atas kerja sama dengan Yayasan Mitra Dai Nusantara. Sebanyak sekitar 30 santri kader dai binaan MDN mengikuti ujian hafalan Al-Qur’an, dengan capaian hafalan yang beragam, mulai dari 5 juz hingga 30 juz.

Sejak pagi, suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh keberkahan. Para peserta tampak serius mempersiapkan diri sebelum mengikuti ujian. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua III STAIL, Dr. Mashud, M.Si. Dalam sambutannya, beliau memberikan motivasi kepada para mahasiswa kader dai agar terus menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an yang telah dimiliki.

Dr. Mashud menyampaikan bahwa hafalan Al-Qur’an merupakan bekal penting bagi seorang dai. Menurutnya, ketika para kader dai kelak terjun ke masyarakat, mereka akan menghadapi berbagai amanah dakwah, termasuk kemungkinan diminta menjadi imam shalat, mengisi kajian, membina umat, serta menjadi teladan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ujian tahfidz Al-Qur’an hari ini menjadi bekal kalian ketika nanti berdakwah di masyarakat. Bisa jadi kalian diminta menjadi imam atau menjalankan amanah dakwah lainnya. Karena itu, hafalan yang sudah dimiliki harus terus dijaga dan ditingkatkan,” pesan Dr. Mashud kepada para peserta.

Sementara itu, Ustadz Damanhuri selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa ujian tahfidz bukan sekadar kegiatan evaluasi hafalan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali hubungan para santri dengan Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa Al-Qur’an yang telah dihafal tidak cukup hanya dibaca dan dihafalkan, tetapi juga harus senantiasa dimurajaah dan diuji agar semakin kuat melekat dalam ingatan.

Menurut Ustadz Damanhuri, kemampuan menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu modal utama bagi kader dai. Dengan hafalan yang baik, para santri diharapkan mampu berdakwah dengan lebih kuat, santun, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

“Ujian tahfidz hari ini menjadi momentum bahwa Al-Qur’an yang kita hafal bukan hanya dibaca dan dihafalkan, tetapi juga dimurajaah dan diuji. Hafalan ini akan menjadi bekal ketika para kader dai nantinya terjun di tengah masyarakat untuk berdakwah,” ujarnya.

Ketua Mitra Dai Nusantara, Ustadz Abdul Hanafi, juga menyampaikan rasa syukur atas semangat para santri kader dai dalam menghafalkan Al-Qur’an. Ia mengapresiasi kesungguhan para peserta yang terus berupaya menjaga hafalan di tengah proses pendidikan dan pengkaderan yang mereka jalani.

Ustadz Abdul Hanafi juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang selama ini memberikan dukungan beasiswa kepada kader dai binaan Mitra Dai Nusantara. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam melahirkan generasi dai Qur’ani yang siap mengabdi kepada umat.

Ia berharap hafalan Al-Qur’an para santri tidak hanya menjadi capaian pribadi, tetapi juga menjadi amal jariyah bagi para penghafal, pembina, lembaga, serta para donatur yang telah mendukung program kaderisasi dai.

Melalui kegiatan ujian tahfidz ini, Mitra Dai Nusantara bersama STAIL terus berkomitmen mencetak kader dai yang memiliki kedalaman spiritual, kekuatan hafalan Al-Qur’an, serta kesiapan untuk berdakwah di tengah masyarakat.

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar