Berita

Mitra Dai Nusantara Tugaskan Dai ke Seluruh Nusantara dan Salurkan Beasiswa Pendidikan Rp.724 Juta

SURABAYA – Yayasan Mitra Dai Nusantara menugaskan kader-kader dai untuk mengabdi di berbagai wilayah Nusantara dalam rangkaian Wisuda dan Penugasan Kader Dai Pelosok Negeri Ke-25 Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al Hakim (STAI) Surabaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Lantai 3 Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya, Sabtu, 18 Juli 2026.

Acara yang diselenggarakan oleh STAI Luqman Al Hakim Surabaya bersama Yayasan Mitra Dai Nusantara dan dihadiri para wisudawan, wisudawati, orang tua, wali mahasiswa, pimpinan pesantren, serta sejumlah tamu undangan.

Kegiatan tersebut menjadi momentum pengukuhan kelulusan mahasiswa sekaligus peneguhan amanah dakwah bagi para kader dai yang akan ditugaskan ke berbagai daerah, termasuk wilayah pelosok negeri.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, prosesi wisuda, penugasan kader dai pelosok negeri, serta sambutan dari para pimpinan yang hadir.

Ketua STAI Luqman Al Hakim Surabaya dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan menyukseskan penyelenggaraan wisuda. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan proses pendidikan.

“Kami mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Hari ini menjadi momentum kebahagiaan, bukan hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi kedua orang tua yang selama ini memberikan dukungan dan semangat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir perjalanan. Setelah dikukuhkan sebagai lulusan, para wisudawan justru memasuki tahap perjuangan yang lebih luas, yaitu mengamalkan ilmu, melayani masyarakat, dan menjalankan tugas dakwah di berbagai penjuru Nusantara.

Sementara itu, perwakilan Kopertais Surabaya, Prof. Dr. Abdul Muhid, M.Si., menilai STAI Luqman Al Hakim memiliki kekhasan yang membedakannya dengan kampus lain. Menurutnya, mahasiswa STAI tidak hanya mengikuti prosesi wisuda, tetapi juga dipersiapkan dan ditugaskan menjadi dai yang siap berdakwah di tengah masyarakat.

“Di kampus ini, mahasiswa tidak hanya diwisuda, tetapi juga ditugaskan menjadi dai ke seluruh Nusantara. Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa dan tidak mudah ditemukan di kampus lain,” ungkapnya.

Ketua Badan Pengurus Pesantren Hidayatullah Surabaya, Ustaz Marni Mulyana, Lc., M.Th.I., menambahkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal pengabdian yang lebih luas.

Ia mengajak para lulusan menjaga integritas, mengamalkan ilmu, serta menjadi dai yang mampu menghadirkan solusi dan memberikan manfaat nyata bagi umat. Para kader dai juga diharapkan mampu beradaptasi dengan kondisi sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat di tempat tugas masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Yayasan Mitra Dai Nusantara juga menyalurkan Beasiswa Pendidikan Kader Dai Pelosok Negeri senilai Rp724.000.000. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Direktur Mitra Dai Nusantara, Abdul Hanafi, M.I.Kom., kepada STAI Luqman Al Hakim Surabaya.

Abdul Hanafi menjelaskan bahwa beasiswa tersebut merupakan amanah para donatur untuk mendukung proses pendidikan dan pembinaan kader dai. Dukungan itu diharapkan membuat para mahasiswa lebih fokus belajar, membangun kapasitas, dan mempersiapkan diri sebelum diterjunkan ke medan dakwah.

“Beasiswa ini merupakan amanah para donatur agar kader dai dapat terus fokus belajar, berjuang, dan siap ditugaskan di medan dakwah pelosok negeri,” katanya.

Melalui program penugasan dan penyaluran beasiswa tersebut, Mitra Dai Nusantara bersama STAIL Surabaya menegaskan komitmennya mencetak dai yang berilmu, berintegritas, tangguh, serta siap mengabdi bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar