Berita

Zakat Maal Muzaki Hadirkan Kebahagiaan bagi Mualaf Melalui Yayasan Mitra Dai Nusantara

Surabaya, 20 Juni 2026 — Yayasan Mitra Dai Nusantara kembali menyalurkan amanah zakat maal dari para muzaki kepada mustahik yang membutuhkan. Kali ini, bantuan tersebut disalurkan kepada seorang mualaf muda bernama Rifael Putra Nugroho, anak yang memiliki niat mulia untuk memeluk agama Islam dengan sepenuh hati dan tanpa paksaan dari siapa pun. Tepat pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, Tim Mitra Dai Nusantara (MDN) bersama Pendamping MDN, Ustaz Alim Puspianto, bersilaturahmi ke kediaman Rifael untuk menyerahkan bantuan sekaligus memberikan dukungan moral kepada dirinya dan keluarga.

Kisah Rifael menjadi perhatian tersendiri karena ia lahir dan tumbuh di tengah keluarga yang berbeda keyakinan. Rifael merupakan anak dari pasangan berlatar belakang Nasrani. Namun, hidayah Allah datang kepadanya melalui perjalanan hidup yang tidak mudah. Dari lima bersaudara, hanya Rifael yang memilih menjadi mualaf. Keputusannya memeluk Islam bukan karena dorongan orang lain, melainkan karena keinginan yang tumbuh dari dalam hatinya.

Rifael sempat menempuh pendidikan di Darul Hijrah hingga lulus pada tahun 2024. Selama menjalani pendidikan, Rifael dikenal sebagai anak yang memiliki semangat belajar agama yang kuat. Bahkan, di tengah keterbatasan dan ujian kesehatan yang ia alami, Rifael telah mampu menghafal Al-Qur’an hingga 15 juz. Hal ini menjadi bukti bahwa sakit yang dideritanya tidak memadamkan semangatnya untuk terus dekat dengan Al-Qur’an.

Saat ini, Rifael sedang menghadapi ujian kesehatan yang cukup berat. Berdasarkan keterangan keluarga, ia telah mengalami sakit kurang lebih selama dua tahun. Bahkan, selama sekitar satu tahun tiga bulan terakhir, Rifael harus banyak berbaring karena kondisi tubuhnya yang lemah. Ia didiagnosis mengalami komplikasi meningitis yang berdampak pada bagian otak hingga tulang pinggul. Selain itu, Rifael juga mengalami pendarahan hebat dan kondisi tubuh yang membutuhkan perhatian khusus, terutama dalam pemenuhan nutrisi.

Kondisi keluarga Rifael juga tidak mudah. Ibundanya, Renita, turut mengalami penyakit autoimun. Meski berbeda keyakinan dengan Rifael, sang ibu tetap menunjukkan kasih sayang dan dukungan moral yang besar kepada anaknya. Renita selaku ibu kandung selalu berpesan kepada Rifael agar di mana pun berada dan apa pun agama yang dipeluk, ia harus menjadi pribadi yang berakhlak, beradab mulia, serta bertauhid kepada Allah.

Sikap sang ibu menjadi bagian yang mengharukan dari perjalanan hidup Rifael. Ibu Renita bahkan sempat mempelajari Islam. Namun, ia mengaku masih mengalami kesulitan dalam membaca Al-Qur’an dan melaksanakan shalat. Keluarga Rifael juga memiliki kisah spiritual yang menyentuh. Sang oma, sebelum menghembuskan napas terakhir, pernah memiliki keinginan untuk memeluk Islam. Namun, takdir Allah mendahului ketika beliau harus berpulang setelah berjuang melawan kanker. Di tengah kondisi kesehatannya, Rifael tetap memiliki harapan besar untuk melanjutkan pendidikan sekolah di tahun ini.

Yayasan Mitra Dai Nusantara hadir untuk meringankan beban Rifael dan keluarganya melalui penyaluran zakat maal dari para muzaki. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan Rifael, terutama untuk pemenuhan nutrisi, perawatan, dan kebutuhan penunjang lainnya. Setelah menjalani tindakan pada bagian tulang dan sumsum, kondisi Rifael membutuhkan asupan gizi yang baik dan terjaga.

Selain menyalurkan bantuan sosial, Yayasan Mitra Dai Nusantara juga aktif melakukan pembinaan keislaman bagi para mualaf. Dalam menjalankan program tersebut, Mitra Dai Nusantara berkolaborasi bersama Mualaf Center Muhammadiyah dalam mendampingi dan membina para mualaf yang berada di Kota Surabaya. Kolaborasi ini dilakukan melalui pendampingan keagamaan, penguatan akidah, pembelajaran ibadah, hingga pemberian dukungan sosial agar para mualaf dapat menjalani kehidupan barunya dengan lebih baik dan penuh keyakinan.

Menurut pihak MDN, pembinaan mualaf tidak cukup hanya dengan proses syahadat semata, tetapi juga membutuhkan pendampingan berkelanjutan agar mereka dapat memahami ajaran Islam secara utuh. Oleh karena itu, sinergi antara Mitra Dai Nusantara dan Mualaf Center Muhammadiyah menjadi langkah strategis dalam menghadirkan layanan pembinaan yang lebih optimal bagi para mualaf di Surabaya.

Penyaluran zakat maal ini menjadi bukti bahwa kepedulian para muzaki mampu menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang sedang diuji. Bagi Rifael, bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi penguat semangat bahwa ia tidak sendiri dalam menjalani ujian hidupnya.

Yayasan Mitra Dai Nusantara menyampaikan terima kasih kepada para muzaki yang telah mempercayakan zakat maalnya untuk disalurkan kepada saudara-saudara yang berhak menerima. Semoga amanah ini menjadi amal jariyah, membersihkan harta, serta menghadirkan keberkahan bagi para pemberi dan penerima manfaat.

Kisah Rifael mengingatkan bahwa hidayah, kesabaran, dan kepedulian adalah bagian dari rahmat Allah. Dalam tubuh yang sedang diuji, Rifael tetap menyimpan cahaya iman dan semangat untuk belajar. Melalui zakat maal yang disalurkan, kebahagiaan kecil hadir untuk menguatkan langkah seorang mualaf muda dalam menjaga iman dan harapannya.

Mari kita dukung program Mitra Dai Nusantara

Silahkan berdonasi langsung ke BNI : 611 1442 022, Muamalat: 702 0040 540
A.n. Mitra Dai Nusantara

Bagikan tulisan ini!

Ajak keluarga, saudara, dan kawan untuk mendapatkan inspirasi

Tinggalkan komentar